10 Hal Yang Harus Ditanyakan Wanita saat Wawancara Kerja (part 1)

Lingkungan kerja merupakan tempat yang seharusnya dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi pekerjanya, khususnya bagi pekerja wanita. Saat wanita memutuskan untuk bekerja di kantor, ia harus menghabiskan waktunya seharian di lingkungan tersebut. Bagi wanita yang baru memasuki dunia kerja, ada beberapa hal yang harus Anda diperhatikan:

1. Waktu bekerja
Hal ini adalah pertanyaan yang paling penting dan dapat ditanyakan kepada para pewawancara, saat Anda menjalani wawancara kerja. Anda dapat menanyakan “Bagaimana dengan waktu bekerja di perusahaan ini?”, hal itu sangat penting bagi Anda untuk dapat membagi waktu sebijak mungkin antara kerja dan kehidupan pribadi Anda.

Bayangkan saja, apabila Anda diharuskan untuk bekerja 8-9 jam setiap harinya namun harus tetap hadir di akhir pekan atau tetap melakukan pekerjaan meski di rumah. Sangat tidak sehat bukan?

Selain itu, Anda bisa menanyakan “Apakah terdapat waktu bekerja yang fleksibel di perusahaan ini?”, “Apakah saya dibenarkan untuk bekerja dari rumah dalam kondisi tertentu?” Pertanyaan seperti itu dapat membantu Anda untuk lebih mengenal dan menjadi pertimbangan dalam memilih tempat bekerja.

2. Kebijakan perusahaan
Terkait kebijakan perusahaan, ada hal yang dapat Anda tanyakan mengenai kebijakan-kebijakan khusus pekerja wanita yang tentunya penting bagi keberlangsungan kerja Anda. Misalnya, Anda dapat menanyakan mengenai “Apakah saya dibenarkan untuk membawa Anak ke kantor?” atau kebijakan lainnya yang berkaitan dengan cuti menikah, cuti hamil, ataupun kebijakan yang melindungi wanita dari pelecehan seksual di tempat kerja. Hal itu dapat ditanyakan kepada pewawancara demi kenyamanan Anda dalam bekerja.

3. Peluang Karir
Pertanyaan seputar peluang karir yang ada pada suatu perusahaan, terkadang enggan ditanyakan oleh para pekerja baru. Namun, hal ini seyogyanya menjadi poin penting dalam pertimbangan Anda dalam suatu perusahaan. Anda bisa menanyakan “Apakah jenjang karir saya dalam 3 tahun kedepan?”, “Bagaimana saya bisa mendapat promosi?”, “Apakah ada perbedaan mengenai peluang karir pria dan wanita di perusahaan ini?” dan pertanyaan terkait peluang karir yang bisa ditawarkan oleh perusahaan dan proses dari peningkatan karir Anda.

4. Perjalanan Kerja
Dalam berbagai kondisi, Anda diharuskan untuk melakukan perjalanan kerja yang waktunya diatur oleh perusahaan. Anda dapat menanyakan mengenai fasilitas apa yang Anda dapatkan, keamanan, dan juga dengan siapa Anda harus bepergian untuk bekerja di luar kantor sehingga tidak menyimpang dari tujuan awal.

5. Gaji
Jika Anda berfikir menanyakan gaji adalah suatu yang sensitif, bukan berarti Anda tidak dapat mengutarakannya pada pewawancara. Hal tersebut merupakan hak Anda dan seharusnya Anda bias leluasa untuk menanyakannya seperti “Kalau saya boleh tahu, berapakah gaji yang saya peroleh dengan tanggung jawab seperti yang Anda sebutkan?”. Mengapa penting? Karena tentunya Anda tidak ingin menghabiskan waktu dan pikiran Anda jika suatu hal tersebut tidak ‘adil’ dengan apa yang dituntut perusahaan kepada Anda.

cicin-021Ditulis Oleh: Cicin Ruruh Winedar
Cicin Ruruh Winedar adalah HR Director Godrej Indonesia, yang telah berpengalaman selama 16 tahun di bidang Psikologi. Ibu dari dua orang anak ini juga merupakan alumnus dari Universitas Gajah Mada pada bidang yang sama. Ia juga telah memiliki Sertifikasi Profesi sebagai Psikolog di Industri & Organisasi Psikologi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *