EntertainmentMusic

Aksara Biru Band, Bibit Baru di Kancah Musik Tanah Air

famiele.com – Mengunsung genre musik pop, Aksara Biru Band yang digawangi enam orang anak berusia belia, Ray (vokal), Melky (vokal), Fauzan (Rytm gitar), Bintang (melody gitar), Aal (bass) dan Andro (drum) mencoba membelah industri musik tanah air dari panggung ke panggung dan dari festival ke festifal

Sesungguhnya Band yang telah menghasilkan dua single, Tentang Asa (2018) dan Tahu Diri (2019) yang kini bisa dinikmati di berbagai platform berbasis digital ini telah berkarya sejak tahun 2017 namun karena berbagai hal termasuk pergantian beberapa personil, nama  Aksara Biru mulai dikenal di tahun 2018.

Aksara Biru Band saat manggung di acara Pensi SMA Yadika 1 Jakarta Barat (ronny/famiele)

Mereka mengaku nama Aksara Biru sengaja diusung karena memiliki makna yang berarti bagi mereka. Bintang sang melody gitar menjelasakan bahwa Aksara Biru memiliki arti tinggi yaitu aksara yang berarti huruf yang merangkai lagu dan Biru yang mewakili warna langit dan samudra.

“Kami ingin karya-karya kami, lagu-lagu kami akan seluas samudra dan setinggi langit,” ucap Bintang seusai mengisi acara Pensi SMA Yadika I Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat

Ray salah satu vokalis mengaku senang dan bersyukur karena dua singelnya kini sudah mulai masuk industry rekaman, “ ini bisa memperlebar jalan kami untuk bisa menjejakan kaki lebih jauh lagi di industry music di Indonesia,” tutur Ray

Dua tahun memang waktu yang sangat singkat untuk bisa eksis di industry music, namun mereka mengaku akan terus belajar untuk memperdalam kemampuan bermusik mereka hingga bisa menghasilkan karya-karya terbaik dan di gemari masyarakat pecinta music di Indonesia.

“Alhamdulillah kami mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk dari pihak sekolah, teman-teman dan orangtua kami, saat ini yang penting kami masih bisa mengatur waktu antara bermusik dengan menuntut ilmu, mudah-mudahan semuanya bisa berjalan lancar dan seimbang,” ucap mereka berbarengan.

Saat ditanya jika orangtua memaksa memilih salah satu antara band atau menuntut ilmu, secara berbarengan mereka akan memilih menuntut ilmu, “menuntut ilmu tetap menjadi nomor satu,” ucap mereka dengan kompak.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close