Belajar Online, Metode Atasi Kesulitan Belajar

famiele.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) selalu menjadi isu hangat untuk diperbincangkan setiap tahunnya. Bagaimana tidak? Adanya kebijakan yang sering berubah-ubah membuat siswa, guru hingga orangtua murid harus adaptif terhadap perubahan.

Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2017, terjadi kenaikan jumlah peserta UN berbasis komputer (UNBK) sebanyak empat kali lipat dengan total 3,7 juta peserta. Sedangkan, menurut Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia peserta ujian berbasis komputer atau computer based test (CBT) SBMPTN meningkat sepuluh kali lipat dari tahun sebelumnya.

Dari sejumlah 797.738 pendaftar SBMPTN yang telah mengikuti ujian, sebanyak 148.066 peserta dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru di 85 PTN. Presentase penerimaan SBMPTN secara nasional tersebut mencapai 14%. Diduga sedikitnya presentase capaian tersebut terjadi karena masih banyak pelajar yang belum terbiasa dengan sistem (CBT) SBMPTN.

Sedangkan, pengguna Quipper Video yang telah terbiasa untuk belajar dengan menggunakan metode berbasis komputer dan internet menunjukan hasil yang cukup signifikan, 41% dari siswa-siswi tersebut lulus SMBPTN. Berdasarkan data survey yang dilakukan sejak Mei hingga Juni 2017 kepada 4.200 pengguna Quipper Video, rata-rata waktu Quipperian belajar dengan menggunakan Quipper Video adalah 3 jam per hari.

Seperti yang dilakukan oleh Angellita Buulolo siswi SMAN 2 Tambun Selatan. Angellita mengatakan, “Aku nggak pernah ikutan les seperti teman-teman, aku cuma belajar untuk UN dan SBMPTN dengan Quipper Video karena bisa diulang-ulang di rumah dan biayanya terjangkau. Akhirnya, aku diterima di UI jurusan Manajemen tanpa bimbel sama sekali!”

Angellita merupakan salah satu siswi yang aktif menggunakan Quipper Video dan menjadi responden dalam survey kelulusan Quipper Video 2017. Dari hasil survey kelulusan Quipper Video, 41% dari mereka berhasil lolos dalam ujian SBMPTN.

Kemudian, sebanyak 37% pengguna Quipper Video yang lulus SBMPTN tersebut berhasil diterima di PTN kluster A, yang terdiri dari ITB, UGM, UI, IPB, UNBRAW, ITS, UNAIR, UNHAS, UNDIP, UNPAD, Andalas, dan UNS. Pengklusteran PTN ini diambil dari data peringkat universitas yang dikeluarkan oleh DIKTI. Universitas tersebut selalu favorit dan konsisten mempertahankan posisi atas.

Selain itu, sebanyak 87% dari mereka puas belajar materi persiapan SBMPTN di Quipper Video. Menurut mereka, persiapan materi yang lengkap, menarik dan komprehensif, berpengaruh dalam pencapaian mereka. Terbukti kualitas materi yang disiapkan oleh Quipper Video berhasil mengantarkan penggunanya sukses melewati Ujian Nasional, SNMPTN dan SBMPTN, serta diterima di PTN terbaik di Indonesia.

Data tersebut membuktikan bahwa penggunaan layanan edukasi teknologi yang tepat guna, dapat menunjang
kegiatan belajar siswa, mempersiapkan menghadapi ujian dan juga meningkatkan prestasi. Sehingga siswa-siswi Indonesia dapat mengembangkan potensi mereka dan memiliki kepercayaan diri untuk bersaing bukan hanya di tingkat nasional, namun juga di tingkat global.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *