Cerita di Balik Proses seleksi program Fair & Lovely Bintang Beasiswa

famiele.com – Proses seleksi program Fair & Lovely Bintang Beasiswa selama hampir enam bulan memiliki beragam cerita seru yang memperlihatkan kesungguhan para pendaftar untuk melanjutkan pendidikan. Beberapa dari mereka bahkan bersedia jauh-jauh datang dari Jawa Timur ke Yogyakarta untuk menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor Hoshizora Foundation, lembaga yang bekerjasama dengan Fair & Lovely, untuk memastikan berkas sampai dengan baik karena mereka tidak terbiasa dengan jasa pengiriman paket.

Terkait perjalanan proses pemilihan Reky pun bercerita, Penilaian di lakukan secara total untuk memastikan kelayakan penerima beasiswa. “Pertama-tama, ketika mendaftar dan menyerahkan berkas, kami meminta mereka membuat esai motivation letter terkait seberapa besar keinginan mereka untuk mendapatkan beasiswa. Jika mereka lolos maka lanjut ke tahap wawancara, hingga akhirnya kami melakukan home visit untuk memastikan informasi yang diberikan sesuai. Dalam tiap tahap tersebut banyak juga yang gugur karena tidak memenuhi syarat dan ada pula yang mengundurkan diri karena kurangnya dukungan keluarga.”

Baca juga : 50 Wanita Indoneisa Berhasil Raih Beasiswa Fair & Lovely

Shireen Sungkar selaku brand ambassador Fair & Lovely mengaku sangat senang atas program ini, ”Saya berharap semakin banyak wanita muda Indonesia yang dapat menggapai cita-citanya dengan dukungan dari Fair & Lovely. Semoga 50 orang penerima Fair & Lovely Bintang Beasiswa dapat menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk menggali potensi dirinya. Ini merupakan hasil dari kerja keras kalian untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Jangan lelah untuk belajar dan terus tingkatkan wawasan, ayo bersama-sama wujudkan mimpi!”

Berbagai kisah inspiratif para wanita muda yang mengejar impian dan cita mereka begitu mencerminkan kegigihan wanita masa kini yang tidak menyerah pada keadaan untuk memberikan manfaat lebih kepada lingkungan sekitarnya di masa depan. Salah satu contohnya, Bening Lestari dari Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta yang sangat bersyukur terpilih menjadi salah satu penerima Fair & Lovely Bintang Beasiswa.

Terlepas dari keadaan ekonominya, ia ingin mewujudkan cita-citanya untuk menjadi seorang perawat, karena dengan menjadi perawat, ia dapat bekerja sambil beribadah yaitu dengan menolong orang lain dan membuat mereka jauh dari penderitaan dan rasa sakit. Dia bercerita ketika mengetahui program ini, tanpa berpikir panjang ingin segera mendaftar agar kelak dia bisa mewujudkan impiannya tersebut.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *