Chief Barbershop Persembahkan 4 Model Potongan Rambut Inspiratif

Jelang penutupan tahun 2017, Chief Barbershop mempersembahkan 4 potongan gaya rambut bertema klasikal yang di predikisi kembali menjadi tren di tahun 2018. Oky Andries Marketing Direktur Chief Company, menyebut bahwa mempertahankan a classic tradition bukan berarti old fashion, melainkan sebuah usaha menjaga originalitas dan karakteristik personal yang timeless.

“Kita tahu root classic telah banyak mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pria urban.” Movement yang dimulai dari fashion item, musik, teknologi, iklan bahkan bisnis, membuktikan betapa root classic dengan sedikit enhancement justru semakin dapat diterima oleh pria urban jaman now.” Ujar Oky

Hal ini tercermin dengan item-item klasik seperti sneakers, vinyl, kamera analog dan motor klasik yang belakangan ini tengah menjadi icon yang merepresentasikan persona urban yang justru tampak modern kekinian. Elemen klasik tadi menunjukkan bahwa ketahanan kualitas yang terus menerus menjadikan tradisi klasik dan vintage sebagai buruan pria urban untuk mengekspresikan identitas pribadi mereka.

Terinspirasi Chief Barber Voyage 2017, Chief Company sebagai salah satu pelopor modern barbershop bergaya classic di Jakarta memperkenalkan 4 hairstyle yang akan menjadi tren gaya rambut di 2018 yaitu Classic, Pompadour, Jarhead, dan Crop Cut yang sudah ter-influence dengan sentuhan modern kontemporer.

Empat gaya rambut tersebut diperkenalkan Chief Company dengan memilih 4 (empat) figure kaum urban yang mewakili pergeseran elemen tren klasik yang diantaranya DJ Merdi Leonardo Simantunjak (Musician, Vinyl DJ), Arief Tjakraamidjaja (Brand Professional, Sneakers Enthusiast), Raditya Beer (Brand Professional, Analog Camera), dan Surya “Insomnia” (Radio announcer, Classic Motor).

“Chief memilih keempat figure tersebut karena kami melihat mereka merupakan sosok yang tepat mereprentasikan trend gaya rambut 2018 ala Chief Barbershop. Ini tentu karena mereka bukan semata mengikuti tren, melainkan juga memiliki pola pikir modern, kreatif dan ekspresif dengan tetap mempertahankan karakter, termasuk dalam menata rambut mereka”, ungkap Oky.

Sebagaimana diketahui, gaya rambut klasik dan ikonik telah berkembang kearah yang jauh lebih modern dimana gaya rambut pria dunia saat ini membutuhkan kepraktisan dalam kesehariannya. Hal ini tampak dengan mulai terlihatnya texturize hairstyle yang natural dan gaya klasik nan klimis sudah mulai ditinggalkan.

Sebenarnya, model rambut pria dari tahun ke tahun tidak banyak mengalami perubahan yang significant. Classic hair cut look akan selalu kembali namun dengan progression yang menyesuaikan dengan tuntutan fungsi dan stylenya. “Chief melihat bahwa keempat model rambut tersebut dapat menjadi gaya rambut inspirasional saat ini, selain praktis, kesan stylist dan elegan akan sangat cocok bagi pria urban yang aktif, dinamis dan kekinian,” tutup Fatsi Anzani Hakim, Director Chief Company

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *