DANCOW Umumkan Pemenang DANCOW Kreasi Anak Indonesia (DKAI) 2019

famiele.com, Jakarta – Setelah sukses menggelar program Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG) yang bertujuan untuk mensosialisasikan pengetahuan tentang gizi di lingkungan Sekolah Dasar sejak tahun 2010, DANCOW FortiGro kini menggelar DANCOW Kreasi Anak Indonesia (DKAI), program yang bertujuan untuk mendukung anak usia Sekolah Dasar (SD) untuk berpikir kreatif dan peduli terhadap permasalahan sekitar.

Inisiatif ini didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dan adalah wujud komitmen DANCOW untuk terus menggelar kegiatan positif dan edukatif bagi anak-anak Indonesia.

DKAI merupakan kompetisi antar sekolah dimana anak diajak untuk membuat ide kreasi dari empat pilihan bidang: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Nutrisi, Lingkungan, dan Seni & Kreativitas. Program ini ditujukan bagi siswa kelas 3 – 5 SD, dan pendaftaran dibuka sejak 15 Maret hingga 30 Juni 2019. Penyelanggaraan DKAI yang pertama ini disambut hangat para siswa SD di Indonesia, dengan lebih dari 1.200 siswa mendaftarkan ide kreasi mereka.

Usai tahap pendaftaran, pada tanggal  15 Juli 2019 DANCOW FortiGro mengumumkan 20 Ide Kreasi Terbaik. Kedua puluh peserta terpilih ini pun diberi waktu hingga 20 Agustus 2019 untuk mengembangkan prototipe ide kreasinya dan berdasarkan hasil penjurian final yang dilakukan oleh perwakilan DANCOW Fortigro dan 2 (dua) orang juri tamu yaitu Dik Doang, dan juga Shahnaz Haque akhirnya terpilih empat pemenang dari  empat ide kreasi yang dikompetisikan yaitu:

  1. Kategori  Pilar Nutrisi yang di menangkan SD 03 Cempaka Putih Timur dengan ide kreasi “Menguji Kandungan Makanan Berformalin dan Boraks”
  2. Ktegori Pilar Seni dan Kreativitas yang di menangkan SD Dinoyo Malang dengan ide kreasi  “Tari Lampah (Pilah sampah)”
  3. Kategori  Pilar lingkungan yang di memangkan SDIT Al Hikmah Bintara Bekasi dengan ide kreasi “Robot Pembersih Daun di Sekolah”
  4. Kategori Pilar Ilmu Pengatahuan dan tehnologi yang di menangkan SDK Santa Clara Surabaya dengan ide kreasi “Plastik Biodegradable Ramah lingkungan”

Selain itu terpilih pula Pemenang Favorit DANCOW Kreasi Anak Indonesia 2019 yang di raih Satria Ramadhan dari SD Nurul Huda I Yapis Jayapura sebagai Siswa Duta Persahabatan dan Khodijah dari SDN Nurul Fitri Banjarmasin sebagai Duta Teraktif

Atas penyelengaraan program ini, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Khamim, M.Pd., menyambut baik inisiatif DANCOW FortiGro dalam mendukung anak untuk berpikir kreatif dan peduli terhadap permasalahan sekitar.

“Peningkatan daya saing regional merupakan salah satu poin yang diangkat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019 ini dan program ini merupakan salah satu upaya yang dapat membantu pemerintah khususnya Direktorat Pembinaan SD Ditjen Dikdasmen Kemendikbud dalam mewujudkan generasi kompetitif, berkarakter, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan.

Dr. H. Khamim, M.Pd berharap, melalui program ini siswa dapat mengoptimalkan daya juang, kerja keras, kemandirian, serta membangun komunikasi yang baik antar sesama. Dengan begitu, selain kecerdasan intelektual, dan kecerdasan emosional dan sosial mereka juga dapat membangun kepribadian yang berkarakter sebagai putra dan putri Indonesia, calon pemimpin Indonesia yang hebat di masa depan.

“Tak hanya siswa, para pengajar pun dapat semakin termotivasi dalam memberikan pelajaran yang berkualitas, sehingga bersama dengan anak didiknya dapat berinovasi menjawab tantangan-tantangan yang ada di sekitar.” Ujar Khamim

Business Executive Officer Dairy PT. Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan, menegaskan komitmen Nestle dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak, DANCOW FortiGro menyadari bahwa anak Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai inovator masa depan.  “Karenanya, kami pun tergerak untuk menggelar program yang dapat memberikan kesempatan kepada anak Indonesia dalam menuangkan kreativitasnya.” Jelas Windy

 “Siswa kelas 3 – 5 SD (usia 9 – 11 tahun) pada umumnya sudah mulai dapat memecahkan masalah secara logis. Mereka juga sudah mulai mampu berpikir secara lebih ilmiah dan mampu mengembangkan kekhawatiran mengenai isu-isu sosial dan identitas. Ide-ide kreasi yang dikembangkan selama program DKAI bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi di masa yang akan datang,” ujar Shahnaz Haque menambahkan

“Kami harap, dengan mengikuti program DKAI ini para peserta bisa menginspirasi teman-teman seusianya yang lain untuk lebih berani dalam mengekspresikan ide dan pemikiran mereka sebagai solusi untuk menjawab berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar mereka. DANCOW FortiGro percaya anak-anak Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai inovator masa depan,” tutup Windy Cahyaning Wulan.

DAFTAR LENGKAP PENERIMA PENGHARGAAN DKAI 2019

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *