East Ventures Resmi Bekerja Sama Dengan SGInnovate

famiele.com , Jakarta – Co-working space terdepan di Indonesia, EV Hive, secara resmi menjalankan kerja sama berskala regional dengan SGInnovate, memberikan kemudahan akses bagi para anggotanya untuk melakukan ekspansi bisnis berskala regional.

Dengan fokus untuk menanamkan modal ventura di Singapura, SGInnovates juga mengelola integrated start-up space terbesar di Singapura yang bernama BASH@Block 71. Kerja sama yang terjalin antara dua entitas terkemuka ini telah membuka jalan bagi seluruh anggotanya untuk dapat menggunakan fasilitas, layanan dan bahkan jaringan dari East Ventures dan SGInnovate baik di Indonesia maupun Singapura.

Willson Cuaca, Managing Partner East Ventures mengatakan bahwa, “Ekosistem start-up yang terdapat di kedua negara telah memperoleh keuntungan dari pertumbuhan pangsa pasar yang besar, yang disebabkan oleh meningkatnya penggunaan internet dan telepon genggam selama beberapa tahun ke belakang.”

Singapura telah menjadi Negara pusat industri digital di Asia dengan modal infrastruktur yang kuat ditambah dengan perlindungan tinggi terhadap hak properti intelektual dan kemudahan mengakses tenaga ahli global. Sementara Indonesia merupakan Negara dengan pangsa pasar yang besar yang peningkatan pengguna internet dan kelas menengah telah menjadikan Indonesia sebagai kontributor tertinggi ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Jika digabungkan, keduanya dapat saling melengkapi untuk membentuk ekosistem teknologi yang paling maju dan menggairahkan di Asia Tenggara.

Kerja sama yang terjalin antara East Ventures dan SGInnovate akan memperkuat posisi kedua negara di kawasan Asia Tenggara – menciptakan sebuah wadah yang dapat menaungi start-up dari Singapura dan Indonesia untuk berkolaborasi dan mendapatkan fasilitas terbaik, yakni pengetahuan dan pasar.

“Kami senang sekali mendapatkan dukungan dari mitra-mitra kami di Singapura, seperti EDBI – yang dapat membina portfolio perusahaan serta start-up teknologi yang berada di bawah naungan EV Hive, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan berbagai tahapan perkembangan mereka.” tambah Willson.

Dengan dua lokasi yang terdapat di Jakarta Selatan dan BSD dengan total area mencapai lebih dari 600 meter persegi, EV Hive telah berhasil memfasilitasi pengembangan 36 start-up. Enam di antaranya berbasis di Singapura. Melalui jaringan start-up dan komunitas teknologi yang dimilikinya, EV Hive telah membentuk kerja sama dengan para pelaku start-up melalui penawaran jasa back office dan perangkat lunak onDemand yang terjangkau; seperti
administrasi penggajian (payroll services) dan perangkat pembukuan (accounting software).

Dengan memanfaatkan pembagian kerja seperti ini, para member di EV Hive dapat dengan mudah memfokuskan diri kepada inti bisnis yang mereka jalani dan mempercayakan perihal administratif untuk diambil alih oleh para mitra. Saat ini, EV Hive berencana untuk melakukan ekspansi ke beberapa lokasi dan berencana akan membangun 7 kantor hingga akhir tahun ini. Wadah pencarian karier, Glints, sudah memulai sepak terjangnya di EV Hive sejak pertama kali melakukan ekspansi ke Indonesia.

Oswald Yeo, Co-Founder dan CEO dari Glints menyampaikan, “Ketika kami berekspansi ke Indonesia, kami menghadapi berbagai tantangan yang biasa dihadapi oleh mereka yang melakukan ekspansi, terutama dalam mendapatkan early adopters dan market traction. Hal tersebut merupakan sesuatu yang krusial bagi wadah marketplace seperti kami, dikarenakan kami harus membuahkan laju pertumbuhan pengguna yang baik untuk mendapatkan likuiditas pasar secara cepat agar kami dapat memperoleh pemasukan.”

Kerja sama ini akan membuka sebuah ruang baru yang dapat dimanfaatkan bagi para pelaku start-up di Indonesia dan Singapura untuk memudahkan kolaborasi dari sisi pengetahuan akan pasar dan pembagian tenaga ahli. Dengan kiprah di pasar yang terbilang cukup tersegmentasikan, dan dengan memanfaatkan sisi kompetitif yang dimiliki oleh kedua negara, diharapkan akan meningkatkan kesempatan untuk memenangkan kompetisi yang terjadi di kawasan Asia Tenggara.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *