Ekspresikan Cinta Ibu dengan Terapi Pijatan

Pijat bayi merupakan pelengkap perawatan bayi yang memanfaatkan terapi pemijatan. Manfaat pijat bayi yang utama adalah mendukung proses tumbuh kembang bayi secara mental, fisik dan sosial.

Bagi orang tua, pijat bayi juga menjadi cara yang menyenangkan untuk mengekspresikan cinta dan merawat bayinya. Selain itu, pijat memiliki banyak manfaat bagi bayi, termasuk meningkatkan berat badan, membantu pencernaan, meningkatkan sirkulasi dan mengurangi rasa sakit saat tumbuh gigi.

pijat-bayi1dr. Margareta Komalasari SpA dari RS Pusat Pertamina dan Brawijaya Women & Children Hospital mengakui manfaat pijat untuk tumbuh kembang bayi. “Saat memijat bayi, sebenarnya Anda tengah merangsang sistem saraf pusatnya. Pijat bayi sebaiknya dipraktekkan oleh ibu karena pijat bayi adalah ungkapan cinta dimana sentuhan merupakan komunikasi pertama antara ibu dan bayi.

Sentuhan halus yang menenangkan saat pijat akan merangsang hormon Oksitosin pada ibu dan bayi, yang menimbulkan perasaan empati dan menghilangkan stress sehingga disebut hormon cinta. Hasilnya, pernafasan dan detak jantung bayi lebih teratur dan bayi akan semakin relaks,” ungkap dr. Margareta.

Tradisi pijat bayi sudah dikenal dunia sejak zaman India kuno dan China kuno, sementara di Indonesia, pijat bayi juga sudah dipraktekkan turun temurun sebagai bagian dari perawatan bayi.

Berbagai manfaat pijat bayi ini juga mendorong Widi Mulia, aktris, penyanyi dan personil Be3 untuk melakukan pemijatan secara rutin pada bayinya Den Bagus Satrio Sasono yang lahir Januari 2015 lalu.

“Setiap hari saya selalu menyempatkan diri melakukan pijat bayi sendiri di rumah dan berusaha menambah ilmu saya dalam pijat memijat bayi. Tentu tujuannya untuk memberikan perawatan terbaik bagi bayi saya, sekaligus mengoptimalkan tumbuh kembangnya,” ungkap Widi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *