Gandeng Kitabisa.com, Ridwan Kamil Entaskan Kemiskinan Melalui ‘Family for Family’

famiele.com. Jakarta – Pemerintah Kota Bandung menggagas konsep ‘Family for Family’ dalam mengentaskan kemiskinan. ‘Family for Family’ sengaja di­pilih agar masyarakat internasional bisa terlibat. Secara sederhana, kampanye ini menerapkan konsep keluarga asuh dimana keluarga mampu akan mengasuh keluarga miskin.
Program ini rencananya akan dijalankan mulai akhir Februari 2017 dengan meluncurkan laman online yang dikerjakan bersama situs galang dana Kitabisa.com. Saat ini kampanye ‘Family for Family’ telah mulai diujicobakan dan dapat  bisa diakses oleh para calon donatur pada laman kitabisa.com/partners/fff.

Dikutip dari akun instagram Ridwan Kamil, Walikota Bandung, menuturkan bahwa tahun 2017 ini, salah satu fokus Pemkot adalah mengentaskan (masyarakat) miskin dengan jalur cepat. “Kami sedang memulai gerakan sosial sederhana dimana satu keluarga mapan mengasuh satu keluarga tidak mampu. Diberi program-program kail multidimensi. Anaknya diurus, ibunya diberdayakan, bapaknya dicarikan atau dibantu modal kerja”

“Ada 50 ribu keluarga tidak mampu di Bandung, atas izin Allah kami sedang ikhtiar mencari 50 ribu keluarga mapan yang dermawan.Family For Family ini dijalankan oleh SDM anak2 muda yg mensurvey, mewawancara problem riil, dan membuatkan aplikasi. Sehingga keluarga asuh bisa cek via hape, kemajuan bulanan keluarga yg diasuhnya. Kenapa namanya pake bahasa Inggris? karena suatu hari gerakan ini akan mendunia dimana kebaikannya akan lintas batas negara, dan mengikis kemiskinan dunia dengan kemanusiaan.”

Berbagai profil keluarga miskin yang telah mendapatkan keluarga asuh ditampilkan secara online di laman kitabisa.com/partners/fff. Dengan laman online ini, setiap keluarga asuh bisa melihat profil keluarga yang ingin dibantu, menyalurkan bantuan dengan mudah, dan mendapatkan update secara transparan. Warga yang berminat menjadi donatur bulanan pun bisa mendaftar dengan mengisi form di laman tersebut.

Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com, menuturkan bahwa kampanye ‘Family for Family’ merupakan inisiatif yang sangat baik dari Pemerintah Kota Bandung dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan partisipasi publik. “Kampanye ‘Family for Family’ merupakan sebuah terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam pemanfaatan teknologi. Perkembangan Teknologi harus dioptimalkan untuk kepentingan yang jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat.”

“Menggalang dana publik melalui Kitabisa.com kian menjadi pilihan karena mudah, dan update yang bisa dilihat secara real time. Kitabisa.com saat ini telah berhasil mendanai berbagai kampanye individu ataupun kelompok yang dilakukan secara tunggal. Kampanye ‘Family for Family’ bisa menjadi contoh baru kampanye terintegrasi yang dilakukan oleh Pemerintah dalam menggalang partisipasi publik untuk mengentaskan kemiskinan melalui platform online. Semoga kampanye ini mendapat sambutan positif dari publik dan bukan tidak mungkin direplikasi oleh Pemerintah dari daerah lain,” pungkas Alfatih.

Pada program ‘Family for Family’ keluarga mapan bisa mengetahui latar belakang keluarga yang akan dibantu, melalui profil keluarga mis­kin yang akan dipublikasikan di laman. Lokasi tempat tinggal, kebutuhan hidup, usaha, sampai potensi usaha yang bisa dikembangkan akan mudah diketahui. Bahkan, keluarga pengasuh mungkin bisa membantu mencarikan atau memberikan pekerjaan. Pemerintah Kota Bandung menghindari distribusi uang yang penggunaannya bersifat konsumtif, karena itu bantuan uang akan dikonversikan untuk kebutuhan produktif.

Masa asuh dan pembinaan ditetapkan selama setahun, setelah itu diharapkan keluarga prasejahtera sudah bisa mandiri dan berdikari. Pemerintah Kota Bandung menghitung kebutuhan keluarga kurang mampu rata-rata Rp 10 juta-Rp 15 juta setiap tahunnya.

Untuk memastikan bantuan dari keluarga mampu sampai kepada tujuan, Pemerintah Kota Bandung mengandalkan sukarelawan yang akan menyampaikan bantuan sekaligus mengawasi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *