Indonesia Fashion Week 2018 Siap di Gelar

famiele.com, Jakarta – Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB) mempersembahkan Indonesia Fashion Week 2018 dengan mengusung tema Cultural Identity, sebuah konsep yang mengupayakan ‘Tujuan Pariwisata Untuk Menemukan Insipirasi Fashion’ dengan mengangkat budaya fesyen dari tiga kawasan sebagai sorotan utama yaitu Danau Toba di Tanah Batak, Borobodur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Indonesia Fashion Week (IFW) merupakan ajang promosi fashion terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh APPMI yang berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai salah satu perwujudan peningkatan ekonomi nasional. APPMI sebagai pengayom Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia dan mengangkat harkat dan martabat UMKM anggota APPMI ke ajang internasional.

Poppy Dharsono, Presiden APPMI dan IFW mengatakan, “Indonesia Fashion Week merupakan perwujudan identitas kebudayaan (cultural identity).  Kami selalu berupaya mendorong industri fashion Indonesia yang membawa ciri dan kepribadian nasional, membantu UMKM sebagai basis penggerak industri kreatif kerakyatan khususnya dalam bidang fashion dengan membantu promosi dan mengarahkan produk dan rancangan yang sedang trendi di pasar”.

Saat ini, jumlah pelaku UKM di Indonesia telah mencapai 57 juta, dimana sebagian besar merupakan para pelaku usaha mikro. Hal ini menunjukkan potensi UKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Indonesia untuk meningkatkan kemakmuran negeri.

Menurut Staff Khusus II Kementerian BUMN Judith Jubilina Dipodiputro, ajang Indonesia Fashion Week ini merupakan sarana bagi Rumah Kreatif BUMN untuk mengenalkan karya maupun produksi pelaku UMKM di sektor fashion yang menjadi binaan BUMN.

“Melalui rumah kreatif BUMN, kami ingin memajukan dan mengembangkan usaha pelaku UMKM di berbagai wilayah Tanah Air. Melalui ajang ini, kami ingin mempertemukan para binaan RKB BUMN, terutama di bidang fashion, dengan publik sehingga dapat memperluas jaringan pemasaran dan pada akhirnya dapat meningkatkan usaha dan membantu pengembangan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Judith.

“Saat ini telah dibangun 202 Rumah Kreatif BUMN di seluruh wilayah Indonesia. RKB ini akan mendampingi dan mendorong para pelaku UKM dalam menjawab tantangan utama pengembangan usaha UKM,” kata Judith.

Indonesia Fashion Week kali ini juga didukung oleh Tokopedia sebagai official e-commerce partner, dan Wardah sebagai official make up and hair do.

“Industri kreatif Indonesia termasuk bidang fesyen, masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi nasional. Apalagi industri fesyen berbasis kearifan lokal yang mampu mendukung pemberdayaan masyarakat lokal, selain memberikan identitas unik untuk bersaing di pasar internasional. Tokopedia sangat bangga melihat semakin banyaknya bermunculan para desainer muda lokal dengan karya-karya luar biasa yang mampu mendapatkan tempat spesial di hati pencinta fesyen Indonesia. Semoga kolaborasi Tokopedia dengan IFW 2018 dapat mendukung lebih banyak lagi desainer lokal dalam mengangkat karyanya ke level nasional bahkan internasional,” ujar Managing Director Tokopedia Melissa Siska Juminto.

Shabrina Salsabila, Brand Executive Wardah menyampaikan “Kontribusi Wardah pada Indonesia Fashion Week (IFW) tentunya merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung penuh kemajuan industri mode Indonesia. Tahun ini memasuki tahun ketiga Wardah sebagai Official Makeup & Hair Do IFW, dari tanggal 28 Maret 2018 – 1 April 2018. Selama pekan mode berlangsung, Wardah akan menerjunkan 50 orang tim makeup artist di backstage IFW 2018. Tim kami siap mengkreasikan berbagai kebutuhan mood makeup dari masing-masing desainer untuk fashion show di Panggung IFW 2018”.

Sebagai pagelaran fashion terbesar nasional, Indonesia Fashion Week tahun ini adalah penyelenggaraan yang ketujuh.  Kali ini berkolaborasi dengan 200 perancang mode (lokal dan internasional), 460 peserta pameran merek fashion dan tekstil, workshop dengan pakarnya, kuliner dan oleh-oleh panganan dari berbagai daerah di Nusantara.

Tiap tahun Indonesia Fashion Week selalu menghadirkan suguhan yang berbeda. Gelaran yang akan berlangsung selama lima hari berturut-turut ini dari tanggal 28 Maret hingga 1 April 2018 akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta dengan mengangkat inspirasi dari tiga kawasan destinasi. Setiap harinya pengunjung IFW akan merasakan ambience yg berbeda, seperti hari pertama yang mengangkat budaya Tanah Batak/Toba, pada hari itu mulai dari busana yang ditampilkan, hingga kuliner berasal dari Tanah Batak.  Begitu juga dengan hari kedua yang mengangkat budaya Jawa Tengah/Borobudur, dan hari ketiga yang mengangkat budaya Labuan Bajo.

Untuk Anda yang ingin datang ke Indonesia Fashion Week 2018 dapat membeli tiket di pintu masuk seharga Rp 25.000. Selain fashion show dan pameran, Anda juga bisa menikmati talkshow, seminar, hingga workshop terkait fashion.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *