Kembali ke Sekolah Dengan Senyum yang Ceria

famiele.com – Libur panjang telah usai, dan kini saatnya anak-anak kembali ke sekolah, namun biasanya momen ini menjadi sebuah tantangan bagi anak-anak untuk menghadapi hal-hal baru, lingkungan baru dan teman-teman baru  terutama bagi anak-anak yang baru pertama kali masuk ke sekolah

Distya Tarworo Endri, Senior Brand Manager Pepsodent menuturkan, momen kembali ke sekolah ternyata menjadi sesuatu yang dinantikan namun juga dicemaskan oleh anak maupun orangtua. Bagi anak, selain rasa enggan untuk berpisah dengan sosok yang sangat dekat dengan dirinya, khususnya orangtua, kecemasan ini biasanya berhubungan dengan kesiapan mental untuk beradaptasi dengan hal-hal baru di sekolah.

“ Ternyata, kecemasan ini juga sangat banyak dialami oleh orangtua  terutama bagi ibu, karena saat anak-anaknya kembali ke sekolah, ibu merasa bahwa ia memiliki kontrol yang relatif lebih sedikit terhadap anaknya.” Ujar Distya

Hal senada juga di ungkap Nirina Zubir, selebrita dan juga seorang ibu dari dua anak, Zivara dan Elzo. Diakui  Nirina rasa cemas kerap kali muncul saat melepas anak-anaknya kembali sekolah setelah sekian lama libur dan selalu bersama dengan mereka, karena Ia sadar tidak bisa lagi sepenuhnya memantau kondisi mereka.

“Bagiku, komunikasi adalah yang utama. Dengan membiasakan untuk saling ngobrol dan bercerita, aku ingin menanamkan kepercayaan dalam diri mereka bahwa meskipun dari jauh, aku selalu memastikan bahwa mereka akan terlindungi dari hal-hal yang mungkin mereka khawatirkan.”

Prinsip Nirina dibenarkan oleh Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga. Menurutnya, hal terpenting dari proses transisi kembali ke sekolah adalah keyakinan ibu bahwa ia mampu mempersiapkan perlindungan yang menyeluruh kepada anak, mereka sehingga mereka pun ikut merasa nyaman dan percaya diri dalam menjalani hari-hari pertamanya di sekolah.

Seiring bertambahnya usia, anak semakin menyadari posisinya sebagai makhluk sosial. Ia mulai peka terhadap pandangan orang lain terhadap dirinya, dan menginginkan agar dapat diterima dengan baik di tengah lingkungan. Oleh karena itu, ibu perlu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh agar anak dapat bersosialisasi dengan nyaman dan percaya diri, serta terhindar dari risiko yang mungkin timbul akibat kebiasaan-kebiasaan baru di sekolah, termasuk risiko kesehatan gigi dan mulut.

Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku pakar kesehatan gigi dan mulut menerangkan, bahwa saat liburan, orang tua dapat mengontrol apa saja yng di konsumsi anak-anaknya, namun setelah mereka kembali ke sekolah orangtua tak sepenuhnya bisa mencegah apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk di konsumsi. “Penting bagi ibu untuk melakukan pencegahan dengan memastikan perlindungan yang lebih menyeluruh untuk kesehatan gigi dan mulut anak mereka.” Tuturnya

“Banyak ibu yang belum menyadari bahwa kebutuhan anak untuk memiliki gigi dan mulut yang sehat semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan usianya. Tidak hanya perlu terlindung dari masalah gigi berlubang akibat ragam makanan yang berpotensi merusak gigi, anak juga membutuhkan perlindungan dari noda yang mengganggu warna alami gigi, serta nafas yang lebih segar agar mereka dapat lebih percaya diri dalam memberikan senyuman yang terbaik kepada orang-orang di sekitarnya,” lanjut Drg. Mirah.

Saat menjalani hari-hari pertama sekolah, senyuman sehat memang menjadi modal yang sangat penting bagi anak. Menurut Rosdiana, bahasa tubuh  termasuk senyuman bisa mewakilkan 80% dari komunikasi. Saat anak merasa nyaman karena dapat bebas tersenyum, maka senyuman ini dapat menarik orang lain untuk mendekat dan bergaul dengannya, sehingga memudahkannya untuk beradaptasi dan bersosialisasi.

Menyadari hal ini, Pepsodent mengajak orangtua agar melengkapi perlindungan menyeluruh untuk senyum terbaik buah hati tercinta dengan menggunakan Pepsodent Action 123 Complete secara teratur dua kali sehari, sehabis sarapan dan sebelum tidur untuk memberikan tiga manfaat perlindungan sekaligus yaitu: mencegah gigi berlubang, memberikan nafas lebih segar, dan mengembalikan warna alami gigi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *