Pentingnya Membangun Kebersamaan Anggota Keluarga

famiele.com – Komunikasi adalah salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ini. Jika komunikasi baik, akan tercipta suasana yang hangat dan menyenangkan,

Demikian juga sebaliknya, tanpa disadari, berbagai permasalahan dalam keluarga seringkali muncul akibat kurang efektifnya komunikasi antar anggota keluarga, dan jika dibiarkan berlarut, maka kerikil kecil dapat menjadi konflik yang besar dalam keluarga. Satu syarat mutlak dalam keluarga harus diciptakan kebiasaan yang baik yaitu mulai berkomunikasi secara efektif dan berkomitmen untuk menjalankannya setiap hari.

Apakah keluarga yang sudah punya kebiasaan berkumpul bisa menjamin telah menjalin komunikasi yang baik? Belum tentu. Hal ini dapat diindikasikan dari adanya keluarga yang sudah memiliki kebiasaan bertemu setiap hari namun masih merasakan kurangnya kualitas kebersamaan.

Membangun komunikasi efektif sesungguhnya tidaklah terlalu sulit, cukup dengan melakukan kebiasaan baik.
Misalnya, kebiasaan duduk bersama untuk saling bercerita setiap hari yang akan membantu terciptanya kebersamaan berkualitas menuju suasana harmonis serta menghindari perselisihan dan kesalahpahaman antar anggota keluarga.

Kurangnya waktu bersama dan komunikasi efektif sangat dirasakan oleh banyak keluarga, hal ini disebabkan oleh
kesibukan dan aktifitas anggota keluarga yang berbeda-beda, anak sibuk dengan kegiatannya sementara orangtua
sibuk dengan pekerjaannya dan tanpa di sadari hal ini akan menimbulkan dampak negatif terutama bagi anak

Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, seorang psikolog keluarga mengungkapkan bahwa budaya ini akan mengakibatkan
suasana dingin yang terkadang dianggap baik-baik saja, padahal anak memendam masalah dan dikhawatirkan dapat
mengekspresikan diri dengan cara yang salah. Menurutnya, tradisi yang sudah dimiliki keluarga untuk makan
bersama setiap malam wajib dimiliki namun bobot komunikasi di dalamnya tidak boleh dikesampingkan.

Lantas apa yang sebaiknya dilakukan ketika sedang berkumpul? Saling curhat, sekadar nonton televisi atau makan
bersama? Rutinitas untuk berkomunikasi secara efektif memerlukan kehadiran secara fisik dan dilakukan di dalam
waktu khusus – momen dimana ayah-ibu-anak benar-benar membuka mata, mulut dan telinga untuk saling berbagi
cerita tanpa adanya aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi khusus seperti menonton televisi apalagi bermain
gadget. Gadget hanya membantu ketika jarak mengharuskan.

Selain saling bercerita, faktor lain yang dapat membantu membangun suasana kondusif dalam keluarga adalah
komunikasi nonverbal seperti sentuhan, gerakan tubuh atau pandangan penuh kasih sayang, yang maknanya juga
sangat berarti. Sebagai contoh, gestur seperti pelukan hangat dapat menciptakan makna berkomunikasi yang
mendalam.

Suasana ketika berkomunikasi sebaiknya disesuaikan dengan situasi dan kegemaran anggota keluarga agar terwujud
suasana yang hangat dan menyenangkan. Membaca suasana hati dan mengetahui kesenangan anggota keluarga akan memperkaya ikatan emosional; kepekaan untuk mengetahui kesukaan anggota keluarga biasanya dimiliki oleh seorang ibu. Maka dari itu, ibu perlu mengagendakan kegiatan sederhana setiap hari untuk memunculkan kedekatan emosional agar kebersamaan keluarga menjadi berkualitas. Biarpun hanya kegiatan sederhana, kualitas kebersamaan dapat terwujud asalkan bersama orang terdekat.

Tidak hanya untuk mencegah terjadinya permasalahan keluarga, situasi menyenangkan juga membantu menyelesaikan pertikaian. Meski ada kalanya argumen dibutuhkan untuk penyelesaian masalah dengan segera, intonasi rendah dan tidak berargumen dalam keadaan lelah harus dihindari.

Penting untuk diingat, walau ibu sudah menggagas kebiasaan berkumpul, hasilnya baru akan efektif bila seluruh
anggota berkomitmen untuk menjalankannya. Kebiasaan baik tidak dapat dijalankan sekali dua kali atau hanya di
akhir pekan tapi sebaiknya mulai dilakukan setiap hari. Bila kebiasaan ini dipupuk setiap hari maka akan
berdampak secara signifikan terhadap keharmonisan keluarga.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *