Pepsodent Rayakan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2018

famiele.com, Jakarta – Bertepatan dengan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2018, Pepsodent mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli menjaga kesehatan gigi dan mulut agar terhindar dari masalah gigi berlubang dan masalah kesehatan tubuh lainnya.

Bekerja sama dengan 65 cabang Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) di seluruh Indonesia, Hari Kesehatan Gigi dan Mulut tahun ini menjadi  rangkaian awal dari School Program Unilever yang akan diselenggarakan di 17 provinsi, 53 kabupaten/kota dan ditargetkan akan menjangkau 1,5 juta anak-anak di seluruh Indonesia.

Hadir dalam momen peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN Tebet Timur 01 Pagi Jakarta Selatan, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan pilar Unilever Sustainable Living Plan dalam mendorong 1 milyar orang di seluruh dunia untuk mengambil tindakan dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan termasuk kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.

“Topik yang   diangkat tahun ini telah sejalan dengan tema dari FDI  (World Dental Federation yaitu “Say Ahh! Think Mouth, Think Health” yang memiliki 4 fokus utama yaitu; kesehatan gigi dan mulut itu lebih dari senyuman yang menawan, mempunyai hubungan dua arah  dengan kesehatan tubuh di mana satu sama lain saling mempengaruhi karena merupakan satu kesatuan, dan memiliki faktor resiko yang sama.” Jelas drg. Mirah

Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM., MM selaku Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) memaparkan bawha kegiatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2018 merupakan bentuk  dukungan PDGI dan Pepsondent dari program pemerintah Menuju Indonesia Bebas Karies 2030, karena PDGI menyadari bahwa saat ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih kurang, sebab masyarakat lebih menaruh perhatian terhadap kesehatan tubuh lainnya.

“Disinilah peran aktif dokter gigi sangat diperlukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut serta memerangi masalah gigi berlubang, melalui ajakan menyikat gigi dua kali sehari (setelah sarapan dan dan sebelum tidur) dan rutin memeriksakan gigi ke dokter setidaknya 6 bulan sekali.” Ujar Dr. drg. Hananto

“Kami berharap perayaan Hari Kesehatan Gigi dan Mulu Sedunia 2018 dapat mengedukasi masyarakat agar mempunyai senyum sehat cemerlang untuk ‘Senyum Satu Indonesia’.” tutup drg. Mirah mengakhiri acara.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *