PT LiMa Ventura Dorong Pengusaha Muda Indonesia untuk Berkembang

Melanjuti kesuksesan PT LiMa Ventura dalam mengadakan Kompetisi Bisnis yang telah resmi dirilis pada Agustus 2015, terpilihlah Voyej Leather Goods sebagai pemenang pertama. Voyej, alumni Universitas Prasetiya Mulya Business School Jakarta telah berhasil meyakinkan dewan juri bahwa bisnis yang mereka jalani memiliki kapasitas dan potensi untuk berkembang dan sejalan dengan misi LiMa Ventura.

Hari ini, merupakan serangkaian acara penandatanganan kesepakatan kerjasama kemitraan antara LiMa Ventura, perusahaan permodalan ventura pimpinan Bapak Surachmat Sunjoto, dengan PT Lima Mahakarya Abadi pemiliki brand retail “Voyej Leather Goods” yang focus pada fashion aksesoris.

Kesepakatan kerjasama ini adalah hasil dari sebuah kompetisi bisnis yang diadakan oleh LiMa Ventura pada bulan Agustus tahun 2015 yang lalu. Voyej menjadi pemenang setelah melewati serangkaian proses seleksi, yang pada akhir kompetisi melibatkan BeKraf sebagai salah satu Juri (Ibu Poppy Savitri –Direktur Edukasi pada Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf Indonesia).

“Acara ini menjadi moment mengundang pemangku-pemangku kepentingan lain, yang memiliki potensi untuk mendorong upaya penguatan dan pendampingan pengusaha-pengusaha muda Indonesia. Pengembangan pengusaha muda bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja. Pengembangan pengusaha muda membutuhkan sebuah ekosistem pendukung yang terdiri dari berbagai lembaga. Modal bukan satu-satunya pendukung yang dapat membawa pengusaha menjadi pengusaha yang berhasil. Informasi pasar, knowledge & skill, continues coaching, regulasi yang mendukung, semua dibutuhkan untuk membawa pengusaha muda menjadi pengusaha besar”, ungkap Surachmat Sunjoto – Direktur Utama PT LiMa Ventura.

“Kami berterima kasih atas kesempatan dan dukungan yang telah diberikan kepada kami sebagai pemenang kompetisi bisnis batch pertama. Proses untuk menjadi pemenang cukup sulit dengan kompetitor-kompetitor kuat yang juga memiliki produk dan bisnis model yang bagus. Dengan kemenangan ini, kami mendapat pendampingan bisnis yang intensif, juga mendapat dukungan dalam memperluas jaringan dan pasar yang lebih luas. Kami berharap lebih banyak pengusaha muda yang mendapat pendampingan seperti kami”, ungkap Stephen Khrisna Lucas– Founder Voyej Leather Goods, yang akrab disapa Lucas.

Saat ini, dibawah paying Parama Indonesia, telah berjalan kompetisi bisnis berikutnya yang ditujukan untuk para pengusaha dibidang kuliner, dengan tajuk “Foodies tech start up hunt”. Saat ini sudah terpilih 22 besar kandidat yang akan berkompetisi untuk memperoleh investasi dengan nilai maksimal mencapai Rp 15 Milyar untuk 5 pemenang.

Kompetisi ini bertujuan untuk memilih perusahaan prospektif yang akan diberikan permodalan dan business coaching. Dengan harapan lebih banyak perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah yang memiliki potensi bisnis yang baik, dapat berkembang, sehingga memberikan pengaruh positif bagi pengembangan ekonomi Indonesia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *