Sejumlah Pengusaha Dukung Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap

famiele.com, Jakarta – Sejumlah perusahaan di antaranya, Bika Living, PT Bukit Jaya Semesta, Ciputra World 2 Jakarta, Dermaster, Grand Hyatt, PT Himawan Putra, Indonesia Utama Mineral, PT Mandala Multinvest Capital, PT Mega Manunggal Property Tbk, PT Monde Mahkota Biskuit, PT Mulia Bosco Sejahtera, Plaza Indonesia Realty Tbk, Tokopedia dan Wisma 77 secara nyata mendukung Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA)

Dukungan ini di realisasikan dengan memasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap yang difasilitasi oleh Xurya – startup lokal penyedia jasa PLTS atap. Pada kesempatan ini, para pelaku sektor komersial dan industri ini mengajak insan dunia usaha lainnya untuk turut menggunakan PLTS atap.

“Indonesia dikhawatirkan mengalami krisis energi dalam 30 tahun ke depan. Ancaman ini dapat menjadi kenyataan apabila cadangan energi fosil terus dieksploitasi dan tidak ada eksplorasi energi alternatif yang dikembangkan sebagai penggantinya,” ungkap Andhika Prastawa, Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) & Deklarator GNSSA.

Penggunaan sistem PLTS atap di kalangan dunia usaha berpotensi untuk menurunkan emisi gas buang CO2. Menurut Data Inventory Emisi GRK Sektor Energi yang dirilis oleh Kementerian ESDM pada tahun 2016, emisi CO2 yang dihasilkan oleh sektor industri dan komersial adalah 36%2.

Salah satu bentuk eksplorasi energi alternatif guna menghindari krisis energi dan mengurangi emisi CO2 adalah dengan mendorong dan mempercepat pembangunan PLTS atap di perumahan, fasilitas umum, gedung perkantoran dan pemerintahan, bangunan komersial dan kompleks industri. MIT Technology Review3 menyatakan bahwa energi yang dipancarkan matahari dalam satu jam itu lebih besar dari yang dibutuhkan bumi dalam setahun. Hal ini sangat menguntungkan bagi negara yang terletak di garis khatulistiwa, seperti Indonesia.

Xurya adalah perusahaan startup lokal yang bergerak di bidang pemanfaatan energi surya. Didirikan pada tahun 2018, Xurya fokus pada pengadaan, operasional serta pemeliharaan instalasi sistem PLTS atap di Indonesia. Untuk mendorong pemanfaatan potensi energi surya, khususnya oleh pelaku sektor industri dan komersial, Xurya memperkenalkan Xurya Lease – “Sambil Mencoba, Bisa Saving”.

“Kami memperkenalkan Xurya Lease – sebuah skema dimana calon pengguna sistem PLTS atap mendapatkan opsi untuk dibebaskan dari kewajiban pembayaran upfront cost yang biasanya menjadi momok,” jelas Eka Himawan, Founder, Xurya.

Dalam kesempatan tersebut Eka Himawan juga mengajak para pelaku sektor industri dan komersial lainnya untuk mulai menggunakan PLTS atap. Jika dihitung dan dioperasikan dengan seksama, besar penghematan bagi bisnis dan industri bisa mencapai 30%. “Pengguna sistem PLTS atap dengan skema Xurya Lease dapat merasakan langsung efisiensi sistem ini pada bulan pertama. Melalui skema Xurya Lease ini, kami ingin membantu pemerintah mewujudkan sejuta surya atap.” Tambah Eka

Salah satu pelaku sektor komersial yang telah mengambil langkah nyata untuk menekan emisi CO2 dengan memasang PLTS atap adalah Tokopedia yang memasang PLTS atap di Ciputra World 2 Jakarta.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan, “Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia selalu mendukung perkembangan teknologi alternatif bersama para innovator lokal, salah satunya Xurya, yang merupakan perusahaan startup teknologi energi terbarukan dari Indonesia, melalui Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap (GNSSA). Dengan mendukung inisiatif ini, kami berharap dapat menjadi langkah maju dalam mendorong perkembangan dan implementasi energi terbarukan di Indonesia, sekaligus mendukung upaya pemerintah.”

“Sebagai pengembang yang menerapkan konsep green building, Ciputra World 2 Jakarta mendukung pemasangan PLTS atap yang telah teruji keefisiensiannya dalam konservasi energi. Pemasangan solar panel di Tokopedia – Ciputra World 2 Jakarta telah berlangsung dengan baik dan tanpa gangguan dalam sistem operasional. Modul PLTS atap yang dipasang adalah sebesar 13,4 kWp atau setara dengan jumlah daya listrik bagi 342 rumah di Indonesia,” ungkap Sugwantono Tanto, Direktur, PT Ciputra Property Tbk.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *