Silat Tradisi Betawi Menuju Ajang Prestasi

famiele.com, Jakarta – Silat tradisi, termasuk silat tradisi betawi yang berkembang di kalangan ‘jawara betawi’ memang sudah sejak lama ada. Namun di masayarakat,  khususnya dikalangan masyarakat betawi perkembangan silat tradisi ini hanya berkembang di bidang seni dan budaya.

Asosiasi Silat Tradisi Betawi (ASTRABI) sebagai wadah bagi para pesilat tradisi terus berupaya meningkatkan harkat dari silat  tradisi Betawi ini dengna berbagai cara, salah satunya dengan menggelar kejuaraan silat betawi secara rutin  setiap tahunnya.

Anwar Albatawi, Ketua Umum ASTRABI menjelaskan bahwa ASTRABI berkomitmen memajukan silat betawi dari hanya sekedar tradisi kini menuju ke ajang prestasi, “ini kami buktikan dengan menggelar kejuaraan silat tradisi secara rutin setiap  tahunnya,” ujar Anwar saat membuka kejuaraan Silat Tradisi Betawi yang ke empat, Sabtu (20/04) lalu di GOR Ciracas Jakarta Timur.

Lebih jauh, putra asli Betawi ini menyebut bahwa ASTRABI akan terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas silat tradisi Betawi dari berbagai sisi serta mendorong pemerintah agar menjadikan Jakarta sebagai  Galeri Silat Tradisi Internasional.

Anwar juga menyebut bahwa kegiatan ini juga sebagai implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 229 Tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi.

“Alhamdulillah sejak Perda di berlakukan perkembangan silat tradisi Betawi menjadi pasat bahkan luar negeri ingin tahu tentang silat Betawi yang selama ini diumpetin di kamarnya masing-masing. Sejak  Perda berlaku mereka baru berani keluar karena mereka ingin mengekspresikan apa yang menjadi kemampuan mereka,” jelas Anwar Albatawi.

Hal tersebut diamini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Achmad Firdaus yang turut hadir dalam acara pembukaan Kejuaraan Silat Tradisi Betawi ke emapat ini. Menurut Achmad, Dispora sebagai Institusi yang manaungi organisasi kepemudaan dan olahraga akan mendukung kegiatan-kegiatan positi termasuk kegiatan-kegiatan yang di gelar ASTRABI.

“Dispora DKI Jakarta sangat mendukung penyelenggaraan acara ini. Sebab, Pencak Silat merupakan olahraga asli Indonesia. Kita harus sama-sama mengembangkannya. Event ini sangat positif sekali, apalagi, banyak anak-anak yang berpartisipasi. Ini bagus untuk masa depan Pencak Silat Indonesia,” kata Achmad.

Pagelaran ke empat kejuaraan Silat Tradisi Betawi yang di gelar selama dua hari Sabtu dan minggu 20 – 21 April 2019 di Gelanggang Olahraga Ciracas jakarta Timur ini diikuti oleh lebih dari 100 sanggar atau perguruan silat dari Jakarta dan sekitarnya.

“Saya berharap orang-orang yang belajar silat Betawi khususnya orang-orang asli Betawi mampu mengantarkan Silat Betawi sampai kepada tingkat internasional tidak hanya dalam konteks budaya tapi dalam konteks olahraga prestasi,” pungkas Anwar Albatawi

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *