Unilever Tandatangani Perjanjian Kerja Bersama ke-22

famiele.com. Tangerang – Senini Kemarin (20/02) PT Unilever Indonesia Tbk melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang ke-22, bertempat di Grha Unilever,  kantor pusat Unilever Indonesia yang berlokasi di BSD Tangerang. Acara tersebut disaksikan oleh Norvan R. Lubis, selaku Ketua PUK SPKEP SPSI Jakarta, Sudarwanto, selaku Ketua PUK SPKEP SPSI Surabaya, dan Haiyani Rumondang M.A selaku Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja RI.

Unilever Indonesia telah lebih dari 83 tahun berkembang bersama masyarakat Indonesia dan  sangat memahami pentingnya menciptakan dan menjaga hubungan industrial yang harmonis.  “Penandatanganan perjanjian kerja bersama ini salah satu bukti bahwa masing-masing pemangku kepentingan memiliki niat baik untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis demi mencapai kesepakatan yang memiliki manfaat yang baik untuk semua pihak,” ungkap Willy Saelan, Direktur HR PT Unilever Indonesia Tbk.

PKB, ungkap Willy Saelan,  juga merupakan cerminan perilaku bisnis Unilever Indonesia yang dilakukan dengan cara bertanggung jawab dari hulu sampai ke hilir. Tidak hanya kepada masyarakat melainkan juga kepada karyawannya. PKB ini dapat menjadi salah satu sarana komunikasi antara manajemen dan karyawan. Melalui PKB pulalah kesepakatan antara karyawan dan manajemen dapat dicapai dan ini adalah bukti bahwa hubungan industrial di Unilever  Indonesia berfungsi dengan baik.

Dalam kesempatan ini, Haiyani Rumondang M.A yang mewakili sekaligus membacakan pidato dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, menyampaikan “Kami mengucapkan selamat atas penandatanganan PKB Unilever yang ke-22. Hal ini membuktikan bahwa hubungan antara karyawan dan manajemen sangat baik. Saya mengapresiasi Unilever yang  memikirkan ketenangan kerja para karyawannya.”

Unilever dan Serikat Pekerja menyadari bahwa tantangan yang dihadapi kedepannya tidaklah mudah. Persasingan bisnis, adanya penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membuat perusahaan harus terus bisa meningkatkan produktivitas agar mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan, membangun iklim kerja yang kondusif demi menumbuhkan motivasi dan semangat kerja yang tinggi dari karyawan.

“Kami selaku manajemen perusahaan berkomitmen untuk terus berjalan bersama dengan Serikat Pekerja  untuk bekerjasama dan saling mendukung untuk memastikan hubungan industrial kita tetap harmonis dimasa-masa yang akan datang. Tidak ada rintangan yang tidak bisa kita atasi jika kita saling bergandeng tangan menghadapinya” tutup Willy Saelan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *